
PALANGKA RAYA, WARNAKALIMANTAN.COM - Parade Tradisi Lisan dan Parade Tari Daerah menjadi daya tarik utama dalam Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang diselenggarakan di Kalimantan Tengah (Kalteng). Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-69 Provinsi Kalteng.
Tokoh budaya Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, yang bertindak sebagai juri dalam perlombaan, menyampaikan bahwa parade tradisi lisan dan tari daerah merupakan cabang unggulan yang selalu dinantikan kehadirannya dalam setiap penyelenggaraan FBIM.
Menurut Guntur, parade tradisi lisan memiliki peran penting dalam melestarikan warisan sastra tutur masyarakat Dayak, memastikan keberadaannya tetap relevan di tengah arus perkembangan zaman. Dalam kompetisi tersebut, para peserta menampilkan beragam seni bertutur, termasuk Karungut, Balian, serta syair-syair kuno yang diiringi oleh alunan musik tradisional.
“Tradisi lisan bukan hanya hiburan, tetapi juga media penyampaian pesan moral, sejarah, hingga nilai kehidupan masyarakat Dayak dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Kehadiran parade ini diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi pelestarian dan pengembangan budaya Dayak, serta menarik minat generasi muda untuk turut serta menjaga warisan leluhur.
Disadur dari sumber resmi pemerintahan di Palangka Raya dengan pengolahan AI.
Sumber Artikel: Palangka Raya
Sumber Gambar: Palangka Raya






