
TANJUNG SELOR, WARNAKALIMANTAN.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya memperkuat komitmen dalam membangun birokrasi yang bersih dan akuntabel. Upaya ini diwujudkan melalui pencanangan Zona Integritas (ZI) serta penguatan reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Pencanangan Zona Integritas (ZI), Penguatan Kapasitas Tim Penilai Internal, pendampingan penyusunan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi, serta penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung Gadis 1, pada hari Rabu (15/4).
Acara ini digelar bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Gubernur Zainal menjelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan strategi *quick wins* untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.
"Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah indikator konkret keberhasilan," kata Zainal.
Pencanangan Zona Integritas ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh jajaran Pemprov Kaltara untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mewujudkan birokrasi yang bebas dari korupsi.
Disadur dari sumber resmi pemerintahan di Kalimantan Utara dengan pengolahan AI.
Sumber Artikel: Kalimantan Utara
Sumber Gambar: Kalimantan Utara






