Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST, MT didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y Tingan, Kajari Barito Utara R. Firmansyah, Sekda Muhlis dan Plt Dirut RSUD dr. Wahidah Asyurawati Saat Tinjau RSUD Muara Teweh (16/8/2026). Foto : Warna Kalimantan
KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Kepada Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, dr. Wahidah Asyurawati, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST, MT, meminta daftar seandainya ada bawahan yang dinilai tidak bisa diajak bekerjasama dalam meningkatkan mutu rumah sakit.
Bupati menyampaikan hal itu saat melakukan anjangsana ke Rumah Sakit kebanggaan masyarakat Barito Utara tersebut dan melakukan inspeksi secara langsung dengan mengamati bangunan, kenyamanan ruangan dan pelayanan di rumah sakit 5 lantai ini, pada Minggu 16 Agustus 2026, Pagi (16/8/2026).
"Kita ini adalah Super Tim, bukan Super Boy dan Superman. Super Tim itu harus tim yang kuat, tim yang hebat. Ibu, saya minta daftarnya yang tidak bisa bekerjasama dengan ibu besok saya pindah dari sini," tegas Bupati.
Bupati H. Shalahuddin tidak ingin niat dan semangat bekerja yang begitu tinggi hanya ada pada atasannya, namun tidak didukung oleh bawahannya, sehingga memengaruhi dan mengganggu rekan kerjanya yang lain.
"Setelah tanggal 17 saya tunggu daftarnya, siapa yang menurut ibu tidak bisa bekerjasama disini akan pindah," ulang Bupati lagi.
Bupati pada anjang sana ini juga mengungkapkan, bahwa dirinya sebenarnya hampir tiap hari mengawasi kinerja RSUD dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Teweh.
"Jangan sampai ada masyarakat kita yang berteriak. Ketika Pemerintah tidak hadir di tengah - tengah masyarakat kita yang susah kita ini turut berdosa," ucap Bupati.
Ketika amanah itu diberikan kepada kita, tambah beliau, disitu ada keinginan, ada cita-cita, ada harapan masyarakat yang ingin maju dan ingin sejahtera.
"Kita ini pelayan masyarakat," sebutnya serius.
Pada kesempatan itu Bupati yang didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Muara Teweh, R Firmansyah dan Sekda Drs. Muhlis, mendorong untuk bisa bekerja keras dan disiplin dalam mengejar tenggat waktu kerja.
"Kunci kesuksesan kerja 50% adalah disiplin, berikutnya kerja keras. Lalu kerja cerdas dan pola pikir ingin berbuat bagi masyarakat," tuturnya.
Bupati menekankan pula apabila target waktu untuk penyelesaian sebuah pekerjaan sekian bulan, maka tidak ada alasan apapun untuk tidak selesai sebagai bukti profesionalitas kerja.
Pada inspeksi ke RSUD Muara Teweh Bupati juga langsung memerintahkan pihak BPBD dan Satpol PP agar mengerahkan anggotanya untuk membantu membersihkan ruang lantai 5 RSUD Muara Teweh yang belum aktif, terutama lantainya yang tampak kurang bersih, berdebu dan masih banyak bekas tetesan cat berceceran, sedangkan bangunan ini masih baru dibangun.
Tampak menyertai anjangsana Bupati Barito Utara, perwakilan Pengadilan Negeri Muara Teweh, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bahrum F. Girsang, Kepala Dinas Kesehatan, Simamoraturahman, S.E., M.S., Kepala Dinas PUPR Barito Utara, H. Rody, S.T., M.I.P, Kepala Dinas Kominfosandi Barito Utara, Drs. H. Ardian, M.Pd dan beberapa Kepala Dinas lainnya.
