AI Generated

Aglomerasi Banjarmasin Raya Siap Bangun PSEL, KLH Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Energi

BANJARBARU, WARNAKALIMANTAN.COM - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus mendorong percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kalimantan Selatan. Upaya ini dilakukan melalui skema aglomerasi Banjarmasin Raya untuk menciptakan energi bersih dan mengurangi volume sampah.

Staf Ahli Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah KLH, Hanifah Dwi Nirwana, menyampaikan bahwa Perjanjian Kerja Sama (PKS) telah ditandatangani untuk wilayah Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Banjar. Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam merealisasikan proyek strategis tersebut.

Menurut Hanifah, program PSEL ini mengacu pada Perpres Nomor 109 Tahun 2025 yang bertujuan untuk mendorong pembangunan listrik ramah lingkungan berbasis sampah. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Total pasokan sampah dari tiga daerah yang tergabung dalam aglomerasi Banjarmasin Raya diproyeksikan mencapai sekitar 635 ton per hari. Kota Banjarmasin menjadi kontributor terbesar dalam pasokan sampah tersebut. Nantinya, fasilitas PSEL akan dibangun di satu lokasi di Banjarmasin sebagai pusat aglomerasi untuk memproses sampah menjadi energi listrik.

Hanifah menegaskan bahwa proyek PSEL ini dirancang sebagai program jangka panjang dengan durasi hingga 30 tahun. Oleh karena itu, keberhasilan proyek ini membutuhkan komitmen berkelanjutan dari semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, investor, dan masyarakat. Dengan adanya komitmen yang kuat, diharapkan PSEL dapat menjadi solusi efektif dalam pengelolaan sampah dan penyediaan energi bersih di Kalimantan Selatan.

Disadur dari sumber resmi pemerintahan di Kalimantan Selatan dengan pengolahan AI.

Sumber Artikel: Kalimantan Selatan

Sumber Gambar: Kalimantan Selatan