
BANJARMASIN, WARNAKALIMANTAN.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupaya memaksimalkan program FOLU Net Sink 2030 untuk mempercepat pemulihan lahan kritis dan meningkatkan tutupan hutan di wilayahnya, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran daerah pada tahun 2026.
Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel melihat peluang pendanaan internasional sebagai solusi untuk mendukung program strategis ini.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fatimatuzzahra, menekankan pentingnya sektor kehutanan dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko bencana. Oleh karena itu, dukungan pendanaan yang memadai sangat dibutuhkan untuk keberhasilan program.
Pembangunan kehutanan di Kalimantan Selatan difokuskan pada beberapa aspek utama, yaitu pemulihan lahan kritis, peningkatan tutupan lahan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta penguatan pengamanan kawasan hutan.
Dishut Kalsel bersama dengan pemerintah kabupaten dan berbagai pemangku kepentingan telah berupaya melakukan pemulihan ekosistem hutan di sejumlah wilayah sejak tahun 2016.
Tujuan utama dari upaya ini adalah memulihkan lahan kritis dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kalimantan Selatan secara berkelanjutan.
Disadur dari sumber resmi pemerintahan di Kalimantan Selatan dengan pengolahan AI.
Sumber Artikel: Kalimantan Selatan
Sumber Gambar: Kalimantan Selatan






