PKKMB (Ospek) STIE Muara Teweh, Dari Mindset Wirausaha, Pengenalan Strategi Bisnis Hingga Bela Negara di Era Digital

KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau yang sebelumnya dikenal dengan Ospek (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus), telah berlangsung di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Muara Teweh, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan ini wajib diikuti oleh para mahasiswa dan mahasiswi baru untuk mengenali lingkungan, sistem akademik dan budaya di dalam kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh.

Ratusan calon Mahasiswa dan Mahasiswi baru mengenakan kemeja putih dengan celana/rok hitam. Duduk berbaris rapi memusatkan perhatian dengan saksama pada materi yang disampaikan oleh Ketua STIE Muara Teweh, Dr. H. Sofia, SE, MM, M.Pd. Dengan judul materi : "Gen Z Naik Kelas : Kreatif, Inovatif dan Berani Berusaha"

Kepada calon mahasiswa dan mahasiswi baru, beliau terlebih dahulu memperkenalkan seputar strategi dunia usaha yang paling sederhana di lingkungan sehari-hari, yaitu bisnis yang paling tradisional. Berkait manajemen dan inovasi usaha kreatif.

"Jadi jangan lagi seperti dulu. Habis buka usaha ditunggu. Kalian diajarkan mempromosikan produk-produk yang dihasilkan, sehingga orang tahu di depan jalan Pramuka di tepian kolam itu ada jual donat. Rasa variannya macam-macam. Dari Bintang Ninggi tahu, walaupun ia tidak di Muara Teweh. Eh titip ya," jelasnya memberikan ilustrasi sebuah mindset dan strategi usaha.

Ilustrasi selanjutnya ayam cobek. Mendengar dari namanya orang menjadi penasaran dan tertarik, padahal bahan bakunya hanya ayam lalu dimasukan kedalam cobek, sambung dia.

Ditambahkannya, para calon mahasiswa nantinya akan mendapatkan tugas untuk mendata usaha di suatu lingkungan masyarakat, dengan melakukan pertanyaan dari proses promosi hingga langkah-langkah usaha berikutnya.

Selanjutnya dapatkah suatu produk bertahan? Produk menurut beliau akan melalui beberapa fase, yaitu masa perkenalan, masa tumbuh, masa kejayaan dan masa kejenuhan.

"Disinilah fungsinya bangun kembali promosi, tumbuhkan kembali inovasi. Contohnya teh kotak, asalnya dikemas dalam bentuk kotak, lalu berubah menjadi teh botol," terangnya.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini mahasiswa dan mahasiswi akan mendapat beragam materi, seperti etika dan budaya akademik hingga Bela Negara di era digital.