Ardianto Klarifikasi Soal Mic dan Properti di Kisruh Bintang Ninggi II

KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Legislator Barito Utara, Ardianto, mengklarifikasi terkait dirinya yang disebut-sebut telah dilaporkan ke Polres setempat oleh seorang warga Barito Utara bernama Satahan Awingnu (Awing), atas kisruh yang terjadi di Desa Bintang Ninggi II belum lama ini.

Sebagaimana banyak diberitakan, bahwa Setahan Awingnu yang memortal akses sebuah pelabuhan demi tuntutannya kepada perusahaan dihentikan oleh sekelompok orang yang disebut-sebut tidak menyetujui aksinya karena dianggap menghambat akses mereka. Hal itu terjadi dalam sebuah mediasi yang alot yang turut dihadiri Ardianto.

Dalam proses mediasi tersebut, Ardianto memposisikan diri di pihak warga yang disebut-sebut merasa menggantungkan hidupnya dari pelabuhan dan tak ingin aksesnya terhambat. Ardianto dalam vidio tampak kesal, dan terlihat mengarahkan mic ditangannya mengetuk ke arah seseorang.

Terpisah Ardianto mengakui dirinya memang emosi pada waktu itu, namun menurutnya perlu digarisbawahi, marahnya bukan sama sekali tertuju kepada Awing, melainkan kepada pengurus mooring.

"Memang saya harus mengakui bahwa pada waktu itu sedikit emosi, tapi emosi saya pada saat itu meskipun ada sedikit berteriak itu tidak tertuju kepada Awing secara langsung ya..Saya marah kepada pengurus mooring itu sendiri sebenarnya. Karena beberapa kali saya menyuruh pengurus mooring itu berbicara di forum itu, akan tetapi yang bersangkutan tidak bisa berbicara, saya juga bingung," ungkap Ardianto.

Mooring adalah proses mengamankan kapal ke dermaga untuk aktivitas bongkar muat, pengisian bahan bakar, atau menunggu. Menjaga keselamatan kapal, muatan, kru, serta kelancaran operasional di pelabuhan.

Ardianto melanjutkan, sebenarnya pada waktu itu tidak ada properti yang rusak, kondisinya tetap seperti keadaannya semula yang masih bagus. Penjelasan Ardianto ini menepis anggapan tentang anggapan adanya pengrusakan properti.

"Ada pelepasan, pembongkaran spanduk yang setahu saya di vidio itu, kemudian tali dan selanjutnya pelepasan tenda. Tapi setahu saya pelepasan tenda itu maupun pelepasan spanduk itu bisa dikatakan spanduknya bagus, tidak ada sobek segala macam, kemudian tenda termasuk kursi ya itu dilepaskan dengan rapi," jelasnya.

Terakhir Ardianto menerangkan, kalau saja hal itu dituduhkan kepada dirinya maka hal tersebut jelas tidak benar, ujar mantan Kades Bintang Ninggi II ini dalam klarifikasinya yang dibuat melalui sebuah vidio.