Peserta Lari Run Race Ramadhan Cup 2026 Polres Barito Utara di Muara Teweh (6/3/2026). Warna Kalimantan
KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Polres Kabupaten Barito Utara menyelenggarakan lomba lari Run Race Ramadhan Cup 2026 berkolaborasi dengan muda mudi Barito Utara di Muara Teweh (6/2/2026).
Sekitar pukul 11 Malam, di halaman depan Kantor Dinas Pariwisata, Muara Teweh, ribuan anak muda dan remaja Gen Z telah memenuhi sepanjang jalan Tumenggung Surapati untuk menyaksikan lomba yang tergolong unik dan menarik ini.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febriyanto melalui Kasatlantas Polres Barito Utara AKP Dwi Susanto, SE, MM dalam sambutannya mengaku bangga dan mendukung anak-anak muda Barito Utara yang memilih adu ketangkasan atletik yang melibatkan aktivitas fisik daripada kebut-kebutan dijalanan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.
"Kami dari Polres Barito Utara sangat mendukung kegiatan positif ini. Di Bulan Ramadhan yang biasanya di Muara Teweh dijadikan ajang untuk balapan motor tetapi adik-adik justru menunjukan kegiatan yang positif dengan lomba lari," puji Kasatlantas.
Kasatlantas juga berpesan agar adik-adiknya putra putri Barito Utara untuk selalu tertib dalam berlalu lintas, mengenakan helm dan menjauhi balapan liar serta penggunaan knalpot brong. Pesan ini tampak disimak dan disetujui anak-anak muda yang berbaris rapi malam itu.
Sementara itu Kasi Humas Polres Barito Utara, Iptu Novendra, Polisi yang familiar bagi banyak warga Barito Utara ini memberikan pesan agar para peserta lomba tetap menjunjung tinggi sportivitas, fair play, kalah menang hal yang biasa dalam bertanding pesannya.
"Kita bukan hanya berlomba, namun juga menjalin persahabatan dan silaturahmi selama bulan Ramadhan," ucap Novendra yang disambut tepuk tangan para remaja yang tegap berdiri menerima pengarahan.
Terpisah, tokoh Dayak Barito Utara, Suria Baya, mendukung anak-anak remaja dan pemuda-pemudi Barito Utara yang mengisi waktu menjelang sahur dengan olah raga lari ketimbang balapan liar. Baginya inisiatif para remaja yang kemudian difasilitasi Polres ini patut mendapatkan apresiasi.
"Sangat mengapresiasi para remaja kita yang pandai memilih kegiatan positif. Saya juga mengucapkan Selamat Berpuasa bagi yang menjalankannya," tutur tokoh Dayak berpengaruh tersebut.
Puluhan petugas Polisi Lalu Lintas (Polantas) tampak sibuk mengatur arus lalu lintas selama berlangsungnya lomba demi kelancaran dan suksesnya kegiatan yang sedang banyak digandrungi anak muda di tiap masuknya Bulan Suci ini.
Menurut Panitia, lomba akan berlangsung selama 2 hari dari Tanggal 6 - 7 Maret, dan pada finalnya nanti pemenang akan mendapatkan hadiah sebesar satu juta rupiah dan kemungkinan ada tambahan hadiah lagi.
"Saat ini yang mendaftar sudah ada sebanyak 50 orang, pendaftaran tanpa dipungut biaya, gratis 100%," ujar Yoland salah satu Panitia event ini.
Dalam perlombaan lari 100 meter ini peserta yang ikut serta berasal dari beragam usia, bahkan terdapat 6 gadis remaja. Mereka berlari tanpa mengenakan alas kaki. Beberapa pelari laki-laki hanya mengenakan celana pendek dan tanpa baju. Kadang pemenang juga bisa mendapatkan saweran ratusan ribu dari penonton.
"Ini uniknya lomba ini ketimbang lomba lari yang biasanya. Apalagi kalau lombanya di Bandara atau di stadion kurang menarik, kami sangat mendukung lomba lari di jalanan ini dan kami tidak merasa terganggu," ujar warga yang turut hadir menonton.
