Kabut Asap di Barito Utara Meningkat, Simak Data ISPA Beberapa Puskesmas Muara Teweh

KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Kabut asap pekat semakin menunjukan peningkatan signifikan di kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dalam beberapa hari ini.

Jarak pandang terlihat semakin terbatas, terutama di pagi dan sore hari. Pemandangan kota terlihat tampak menguning diduga karena matahari yang tertutupi kabut. Bau asap pun sangat tercium tajam.

Seiring dengan itu, dilaporkan adanya peningkatan penderita Infeksi Gangguan Pernafasan Akut (ISPA) yang diderita oleh warga.

Menurut Data dari Puskesmas Kelurahan Melayu, penderita ISPA di bulan Agustus berjumlah 61 pasien, sedangkan di bulan September hingga hari ini tanggal 19 September 2026 tercatat sebanyak 99 orang penderita ISPA yang berobat. 

"Pasien terdiri dari 36 orang berusia di bawah 5 tahun dan 63 orang di atas 5 tahun," tutur Ria Ulfah, Pemegang Program ISPA, UPT Puskesmas Kelurahan Melayu, Muara Teweh (19/9/2026).

Sementara itu data di Puskesmas Kelurahan Lanjas, penderita ISPA terdata sebanyak 21 kasus, yang merupakan akumulasi angka termasuk dari Pustu Bayas dan Parangkampeng.

Masyarakat berharap agar pemerintah dapat lebih menggencarkan pembagian masker gratis demi menjaga kesehatan saluran pernafasan masyarakat dan lebih intensif dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan agar kabut asap segera berakhir.